Flu parah, dilengkapi dengan kerjaan yang numpuk banyaknya, konferensi international yang cuma itungan jam lagi, rasanya sempurna sekali ketika ada yg ngulah trus pengen disumpah-serapahi. Oppss 😅😁

Tapi ketika yang ngulah justru orang-orang terdekat, jadinya pengen jitak satu-satu, dengan harapan pada beres ngerjain tugas yang sudah diembankan sama mereka. Karena yaaa kalau marah-marah khawatirnya akan keluar segala jenis bahasa yang tak layak didengar, apalagi oleh teman-teman mahasiswa. Duh, bahaya

Little appreciation won’t hurt

Selemah-lemahnya ketika orang sudah membantu, meringankan kerjaan Kita, meringankan beban pikiran, sedikit ucapan terima kasih harusnya terucapkan. Oh well, g semuanya memang, mungkin dalam bentuk tindakan berbeda sebagai pengganti terima kasih tadi.

Tapi ternyata bikin meleleh, ketika yang diminta tolong malah kebalik ngucapin makasih. Terharu. Saking lemasnya setelah 2 jam ngurusin acara besok, sandaran di sofa depan sambil mendinginkan diri dengan aircon cukup melegakan. Obat sudah diminum sebelumnya, vitamin aman, tinggal ngilangin lelah, agar acara malam ini, besok dan lusa bisa diikuti sampai selesai.

Sebuah tangan terulur, menawarkan air mineral dan coklat. Kutolak coklat, manis, alasannya. Dia memaksa, ibu lelah kali, jawabnya. Lah kebalik 😅. Padahal sedari tadi berkali-kali ngulang kalimat yang sama, kalau besok saya gak mampu datang, kalian jadi penanggung jawab acara. Belum apa-apa beban sudah dialihkan ya 😅. Siap, laksanakan, jawab mereka lagi.

Sudah di rumah pun, masih ada yang memastikan kondisi aman kah, butuh bantuan lain kah, dan dipenghujung telpon, selalu terucap terima kasih karena sudah mengarahkan. Duh, kebalik lagi.

Senang kali punya mahasiswa kece-kece gini. Pinter, rajin, baik hati, lucu walaupun gak jarang ngeselin 😁. Semoga yang terbaik selalu untuk kaliaan 💕

 

Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *