“Fantastic beast loh”

“Bohemian Rhapsody lagi”

“Hunting buku di excess batal deh”

“Miniso deh… List belanjaan pasti udah ada kan”

“Selemah-lemahnya, naik pesawat, g kangen ?”

Pernyataan terakhir sukses bikin ketawa serombongan. Kalimat-kalimat sebelumnya seolah jadi penggoda yang paling ampuh untuk melanjutkan rencana yang udah bberapa waktu diatur, tiket yang sudah dibeli serta hotel yang sudah dipesankan.  Janganlah disia-siakan. Begitu katanya

Sedih ? Kesal lebih tepatnya. Bulan ini kirain bisa liburan sebentar – nebeng kegiataan yang memang harus dihadiri. Tapi ketika last minute sadar kondisinya semakin tidak memungkinkan, rasanya pengen jedotin kepala ke tembok.

Lalu muncul berbagai seandainya yang seandainya dilakukan jauh-jauh hari, seandainya ini dan seandainya itu.

“Ketemu Kita loh” , lanjut si teman. Intinyakan memang itu. Sejak kapan traveling tidak sekalian dengan reuni dengan teman-teman lama. Kapan lagi bisa ngumpul. Rasanya pengen ngebiarin ransel di pojokan tetap dengan isinya, ya siapa tau kondisinya berubah jadi lebih baik dalam hitungan jam.

“Jangan angkat yang berat-berat dulu ya”, sebuah pesan dari si kakak dokter yang ditemui menjelang isya tadi seolah jadi pengingat, rencana itu, benar-benar harus dibatalkan.

Kalian… Kita ngumpul di Aceh aja sini

 

Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *