Hani, si Jessica

“Halo, nama gw Hani”, kalimat pertama yang diucapin si teman. Suatu malam, malam pertama dia sah jadi penghuni Tannenbusch, daerah penuh imigran di Bonn, Jerman Barat, setelah sebelumnya tinggal di Leipzig, Jerman timur. Reaksi segerombolan anak Indonesia -yang waktu itu…

Ditunda, tertunda

“Fantastic beast loh” “Bohemian Rhapsody lagi” “Hunting buku di excess batal deh” “Miniso deh… List belanjaan pasti udah ada kan” “Selemah-lemahnya, naik pesawat, g kangen ?” Pernyataan terakhir sukses bikin ketawa serombongan. Kalimat-kalimat sebelumnya seolah jadi penggoda yang paling ampuh…

Priceless, bersamanya

Deep conversation with right people, are priceless “Ada jadwal mahasiswa konsul gak??”, sebuah suara yang lama tak terdengar bertanya. “Aku samperin ya. Kantin sebelah aja”, katanya lagi, langsung kuiyakan . Seperti biasa, bertanya, kemudian memutuskan tanpa harus menunggu jawaban yang…

Menjemput Pahala

Di kepala, aku memanggil mereka dengan sebutan “penjemput pahala”. Akan kuceritakan sedikit, bagaimana sebutan itu bisa tersemat pada diri mereka Yang pertama, seorang laki-laki usia sekitar 35 tahun. Pekerjaan sehari-hari? Usaha ini itu, alias semuanya dikerjain, sedang yang utama adalah…

Proses, Kontemplasi

โ€œSemua butuh prosesโ€ – terdengar seperti sebuah alasan yang dibuat-buat (atau tidak) ketika kita dimintai sesuatu, ketika kita ditanyai tentang kesiapan akan suatu hal. Semua dalam hidup ini adalah proses, dimana setiap prosesnya bis saling bersinggungan, saling bersilangan satu sama…